Bangka Tengah, SUARAKASUS.COM – Temuan mencengangkan kembali mencuat dari Desa Kayu Besi, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah. Sebuah bangunan tertutup berpagar seng tinggi, tanpa identitas usaha, kini disorot lantaran diduga kuat menjadi lokasi produksi minuman keras jenis arak yang beroperasi secara tersembunyi. Selasa (5/5/2026).
Pantauan di lapangan memperlihatkan aktivitas yang serba tertutup. Gerbang besi selalu dalam kondisi terkunci, sementara sejumlah kamera pengawas (CCTV) terpasang menghadap ke area luar, seolah memantau setiap pergerakan yang mendekat. Situasi ini memunculkan kesan adanya aktivitas yang tidak ingin terungkap ke publik.
Kecurigaan semakin menguat setelah tercium aroma menyengat dari sekitar lokasi, yang menyerupai bau fermentasi khas pembuatan minuman keras. Sejumlah sumber di lapangan menyebut, bangunan tersebut diduga menjadi tempat pengolahan arak dalam skala besar, bahkan disinyalir untuk didistribusikan ke berbagai wilayah.
Yang lebih mengejutkan, beredar kabar adanya dugaan keterlibatan seorang oknum anggota TNI dari satuan Kodam dengan inisial ALF yang disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan aktivitas di dalam gudang tersebut. Informasi ini tentu menjadi sorotan serius, mengingat jika terbukti, bukan hanya melanggar hukum umum, tetapi juga mencederai integritas institusi.
Secara hukum, aktivitas produksi dan distribusi minuman beralkohol tanpa izin berpotensi melanggar berbagai ketentuan, termasuk aturan terkait peredaran minuman keras serta aspek perlindungan konsumen dan kesehatan masyarakat. Dugaan ini menempatkan aparat penegak hukum (APH) pada posisi krusial untuk segera bertindak.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan tersebut. Awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada aparat penegak hukum maupun institusi terkait. Publik pun menanti, apakah dugaan ini akan diusut tuntas, atau justru kembali tenggelam tanpa kejelasan. (Red*/AMR)



















